Lanud Roesmin Nurjadin   |      Kota Pekanbaru Propinsi Riau   |      0761-61456 ext. 9006

Aster Panglima TNI: Covid-19 Belum Berakhir Diperlukan Peran Tokoh Agama

Bagikan via:

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on whatsapp

Perkembangan Covid –19 di Indonesia mengalami penurunan namun masih ada daerah yang masih mengalami peningkatan kasus, sehingga pandemi Covid -19 di Indonesia belum berakhir, semua itu tidak akan tercapai tanpa adanya dukungan dari komponen masyarakat dan peran aktif dari tokoh – tokoh agama.

Demikian yang dikatakan oleh Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni, S.E., pada acara Komunikasi Sosial TNI dengan komponen lintas agama tahun anggaran 2021 yang dilaksanakan secara virtual oleh Ster Panglima TNI.

Kegiatan ini mengangkat tema;”Melalui Komunikasi Sosial TNI Dengan Komponen Masyarakat Lintas Agama Kita Tingkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Dalam Rangka Membantu Akselarasi Penanganan Covid-19″. Dengan dihadiri Pgs. Kadispotdirga Letkol Kes Rotua Novita Sinaga, SKM., Kabintal Letkol Sus Edison, S.Ag., Ustadz Pns Dasar (Staf Bintal Lanud Rsn) dari Agama Islam, Romo Antonius Sahana (Ketua Stasi Santo Philipus Arengka Ujung) dari Agama Katholik, Ir. Nyoman Wiratama (Ketua PHDI Prov.Riau) dari Agama Hindu, Dra. Dian Pratiwi, M.I.Kom (Majelis Vihara Dharma Loka Pekanbaru) dari Agama Budha, dan Pdt. Lasma Rohani Tambunan, S.Th dari Gereja POUK Eben Haezer Lanud Rsn, tempat di ruang rapat Tuanku Tambusai Lanud Rsn, Pekanbaru Riau, Rabu (15/9/21).

Dalam sambutannya Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni S.E. mengatakan, menyikapi kondisi saat ini, perkembangan Covid-19 di Indonesia sampai dengan saat ini rata-rata secara nasional mengalami penurunan kasus positif dari sebelumnya, namun masih ada beberapa daerah yang masih terjadi peningkatan kasus, yang pasti sampai dengan saat ini pandemi Covid-19 belum dapat dihentikan dan tidak diketahui kapan akan berakhir.

“Pemerintah terus berupaya menghadapi pandemi ini dengan berbagai strategi penanganan.
Penanganan yang ekstra, salah satunya dengan dikeluarkannya kebijakan pemerintah melalui PPKM Mikro, PPKM Darurat, PPKM Level 4, Level 3, Level 2 dan Level 1, dari kebijakan pemerintah saat ini sudah membuahkan hasil dengan penurunan tingkat mobilitas masyarakat dan mampu menurunkan tingkat terkonfirmasi masyarakat dari terpaparnya virus covid-19”,ungkap Aster Panglima TNI.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Namun, kebijakan pemerintah tanpa didukung oleh seluruh komponen masyarakat khususnya tokoh keagamaan tidak akan tercapai tujuan dan sasaran yang diharapkan yaitu menghentikan penyebaran covid-19 di masyarakat dan tercapainya herd immunity di Indonesia”.

Kemudian Mayjen TNI Masduni mengatakan, pada intinya kegiatan ini digelar adalah semata-mata hanya untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara, yang diharapkan peran aktif dari seluruh komponen masyarakat dengan melibatkan seluruh tokoh keagamaan dalam percepatan penanganan Covid-19.

Kegiatan ini di isi oleh beberapa pemateri seperti, K.H. Taufik Damas, LC. yang membawakan materi “Peran tokoh aAgama Islam dalam membantu percepatan penanganan covid-19”, Pdt. DR. Albertus Patty MA, M.Si, membawakan materi “Peran tokoh Agama Protestan dalam membantu percepatan penanganan Covid-19”, Romo Antonius Suhardi Antara, Pr, membawakan materi “Peran tokoh Agama Katolik dalam membantu percepatan penanganan covid-19”, serta Ketut Suratha Arsana, S.Psi., M.Pd., membawakan materi “Peran tokoh agama hindu dalam membantu percepatan penanganan covid-19” dan terakhir Pandita Gouw Tjeng Sun S.dt.b/Romo Asun, membawakan materi “Peran tokoh Agama Budha dalam membantu percepatan penanganan covid-19”.

Kegiatan berjalan dengan aman dan khitmat.