Satu tahap pendidikan transisi telah dilalui oleh para penerbang, dari Skadud 12 atas nama Letda Pnb Lutfi Risdianto dan dari Skadud 16, Lettu Pnb Defry Utama Putra, Lettu Pnb Wawan Setiawan, dan Letda Pnb Aurizqi Indra diputra telah berhasil ditempuh oleh mereka, dengan hasil yang sangat baik sekali. keberhasilan dalam menjalani pendidikan ini merupakan implementasi dari kerja keras yang dilandasi motivasi, dedikasi dan semangat pengabdian, serta disiplin yang tinggi selama mengikuti pendidikan, pendidikan transisi akan melahirkan penerbang handal.

Demikian apa yang dikatakan oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadi Marsma TNI Ronny Irianto Moningka,S.T., M.M., pada upacara penutupan pendidikan transisi A- XXII dan pembukaan pendidikan transisi A-XXIII bagi penerbang dari Skadud 12, serta penutupan pendidikan transisi A-I dan pembukaan pendidikan transisi A-II bagi penerbang dari Skadud 16, tempat di hanggar Skadud 16 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Jumat (18/12/2020).

Danlanud Rsn Marsma TNI Ronny Moningka mengatakan, sebagai penjaga kedaulatan negara dan bangsa di udara, tentunya TNI AU sangat membutuhkan para penerbang yang tanggap, tanggon dan tringginas, serta memiliki kemampuan dan keahlian yang mumpuni, sehingga dapat menjadi seorang penerbang yang profesional dalam menjalankan tugasnya.

“Untuk itu, terus kembangkan potensi yang ada dan tempa kemampuan diri dengan cara belajar dan berlatih, dan ikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, agar kedepan senantiasa berhasil dalam pelaksanaan tugas”,kata Ronny.

Selanjutnya, dia mengatakan, saat ini juga telah dibuka pendidikan transisi A-XXII bagi penerbang skadud 12 yang akan dilaksanakan oleh,
Letda Pnb I Putu Navian Yogasvara dan Letda Pnb Ari Dian Pratama, serta pembukaan transisi A-II bagi penerbang skadud 16 oleh Lettu Pnb Tommy Yulianto dan Lettu Pnb Galih Rakasiwi.

“Pada hakekatnya pendidikan transisi dilaksanakan sebagai upaya untuk melahirkan generasi penerus yang berkualitas bagi penerbang tempur, sehingga pembinaan dan kaderisasi dalam pemenuhan kebutuhan penerbang tempur dapat tercapai. dari pendidikan inilah nantinya akan dilahirkan penerbang-penerbang yang mampu menjawab tantangan tugas di masa mendatang, sesuai perkembangan dan tuntutan tugas TNI AU”,katanya.

Lebih lanjut Ronny Moningka mengatakan, saya berharap kepada para penerbang agar dapat mempersiapkan diri baik fisik maupun mental dengan sebaik-baiknya serta memiliki kemandirian dan inisiatif yang tinggi agar mampu mengikuti jalannya pendidikan transisi.

“Sebelum mengakhiri sambutannya orang no.1 dijajaran Lanud Rsn itu mengatakan, kepada Lettu Pnb Defry Utama Putra, Lettu Pnb Wawan Setiawan, Letda Pnb Auriqi Indra dan Letda Pnb Lutfi Risdianto, selamat atas keberhasilannya dalam menyelesaikan pendidikan transisi ini. Ini adalah langkah awal bagi kalian, masih banyak tahapan yang harus kalian jalani guna meningkatkan kemampuan diri. Kemudian kepada, Lettu Pnb Tommy Yulianto, Lettu Pnb Galih Rakasiwi, Letda Pnb I Putu Navian Yogasvara dan Letda Pnb Ari Dian Pratama, selamat mengikuti pendidikan transisi ini. lLaksanakan dengan penuh kesungguhan, ketekunan dan disiplin, serta mentaati ketentuan dan peraturan yang berlaku agar pendidikan ini dapat terlaksana dengan aman dan lancar, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan petunjuk, bimbingan dan perlindungan-Nya dalam setiap tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara melalui TNI AU yang kita cintai dan kita banggakan ini.

Nampak hadir, Danwing 6 Kolonel Pnb Setiawan, Kadisops Kolonel Pnb Dedy Supriyanto, S.M, Kadispers Kolonel Adm Fauzan Zuhdi, Kadislog Kolonel Tek Dwi Wihananto,S.E., Danskadud 12 Letkol Pnb Fardinal Umar, Danskadud 16 Mayor Pnb Andri Setyawan, Danskatek 045 Letkol Tek Triyanto Sandy,S T., Dansatpom Letkol Pom I Nyoman Swardita dan pejabat lainya.