Meningkatnya jumlah titik api di wilayah Provinsi Riau, dalam dua bulan terakhir. Membuat aktivitas di Posko Siaga Bencana Asap Provinsi Riau, di Lanud Rsn kembali diaktifkan oleh Gubernur Riau H Annas Maamun, sejak Juni 2014 lalu.

Kegiatan pengendalian kebakaran hutan lahan di Riau ini, menjadi prioritas Komisi IV DPR-RI dalam kunjungan kerja dua harinya, Senin-Selasa (14-15/7) di Pekanbaru.
Kedatangan anggota Komisi IV DPR RI dipimpin Wakil Ketua Komisi, H Firman Subagyo, didampingi Wakil Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman ke Lanud Rsn ini disambut langsung Danlanud, Kolonel Pnb M Khairil Lubis.

“Kami menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak, baik pemerintah daerah, Lanud, Korem, Polda dan instansi lainnya yang terus bekerja keras dalam upaya menanggulangi bencana kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di provinsi Riau. Permasalahan bencana asap ini  selalu menimbulkan maslaah lingkungan setiap tahunnya. Untuk itu, hari ini, kami datang ke Posko Satgas untuk mengenal lebih teknis tata kelola penanganan operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan,” jelas Firman Subagyo.

Pada kesempatan pertama Wakil Gubernur Riau, memaparkan struktur organisasi Satgas dan sistem kerja Satgas yang terbagi dalam beberapa kegiatan, seperti satgas udara, satgas darat, penegakan hukum, pelayanan kesehatan dan lain sebagainya.
Sementara itu, Danlanud Roesmin Nurjadin, Kolonel Pnb M. Khairil Lubis berkesempatan menjelaskan secara teknis pola kerja penanganan kebakaran lahan dari udara, mulai dari melakukan water bombing dan teknologi modifikasi cuaca bersama dengan BPPT. Danlanud juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan situasi dan kondisi alam provinsi Riau yang mengakibatkan terjadinya bencana asap di provinsi ini.